Saya ingat betul, hari itu ayah saya mempertanyakan pilihan saya tentang jurusan kuliah yang saya ambil. Saat itu saya baru saja memasukkan aplikasi beasiswa untuk mengambil jurusan Fiqih dan Ushul Fiqih di fakultas Islamic Science, di Al-Madinah International University (MEDIU), Malaysia. Ayah saya bertanya dengan nada memprotes, mengapa saya tidak mengambil jurusan Ilmu Al-Qur’an atau Ilmu Hadits saja. Tapi, hati saya telah mantap dengan pilihan tersebut, dan saya tidak menginginkan jurusan lain kecuali jurusan Fiqih & Ushul Fiqih saja.

Banyak orang bilang, bahwa jurusan Fiqih dan Ushul Fiqih itu sulit, lebih sulit dibandingkan dengan jurusan lain. Tapi, bagi saya, jurusan Fiqih dan Ushul Fiqih memiliki daya tarik tersendiri yang membuat berjuta alasan ada untuk memilihnya.

Dalam studi yang saya ambil, saya banyak belajar tentang perbedaan pendapat para ulama dalam pengambilan hukum syariat. Dengan mengetahui banyaknya perbedaan inilah saya menjadi tahu dan bisa lebih memahami alasan orang lain dalam menjalankan agamanya. Saya merasa bahwa saya bisa menjadi pribadi yang lebih bijaksana dalam menyikapi sebuah perbedaan. Tidak hanya sekedar main tuding “pendapatku yang benar dan pendapatmu salah“, tapi saya juga tahu dan saya dapat lebih memahami alasan mengapa orang lain berbeda dengan saya.

Alasan lain yang juga tak kalah penting adalah karena selama ini, belum banyak wanita yang menjadi ahli fiqih, terutama fiqih dalam bidang-bidang khusus untuk wanita. Kita masih banyak bertanya kepada ustadz, bahkan untuk urusan kewanitaan sekalipun. Padahal, yang paling mengerti dan memahami wanita adalah wanita itu sendiri. Karena itu saya ingin menjadi salah satu wanita yang memiliki ilmu dan wawasan luas dalam bidang fiqih, agar saya dapat berbagi dengan kaum saya. Agar saya dapat membantu para muslimah dalam memahami hukum-hukum syariat.

Tapi, tentulah saya ini masih memiliki kekurangan disana-sini. Saya hanyalah seorang pelajar, bukan seorang ustadzah. Saya masih harus banyak belajar, namun insya Allah saya tidak menutup diri dari masukan dan koreksi, terutama dari mereka yang telah memiliki ilmu jauh lebih banyak dibandingkan dengan saya.

Blog ini adalah ruang bagi saya untuk berbagi apa yang telah saya dapatkan di bangku kuliah (maupun di luar bangku kuliah), agar tak hanya menjadi sekedar goresan dalam lembaran catatan saya saja. Semoga yang sedikit ini bermanfaat bagi Anda semua. Aamiin.

 

 

— Ummu Mufida –